jumlah roda gigi transmisi pada sepeda motor dengan 5 kecepatan
Jumlahroda gigi pada counter gear juga tergantung dari jumlah speed gear. Untuk transmisi 4 percepatan bisa memiliki 4 gigi counter dan satu gigi input yang memiliki diameter berbeda-beda. 7. Slidding gear Berbeda dengan speed gear, sliding gear merupakan roda gigi yang terpaut dengan poros output.
SpesifikasiCitroen C5 Aircross 1.6 THP (165 HP) transmisi 6 otomatis ️ Harga, keterangan dan foto model dan set lengkap mobil - AvtoTachki
Untukmengubah tingkat kecepatan pada sistem transmisi otomatis ini digunakan mekanisme gesek dan tekanan minyak transmisi otomatis. Pada transmisi otomatis roda gigi planetari berfungsi untuk mengubah tingkat kecepatan dan torsi seperti halnya pada roda gigi pada transmisi manual.
transmisi: otomatis start mesin : pullstart sistem pendingin : udara kecepatan : 45km/h kapasitas tangki : 1 liter bahan bakar : premium campur ( 20 : 1 ) sistem rem : cakram depan dan belakang oli mesin : tidak pakai gigi : tidak pakai ukuran packing : 990 x 600 x 570 mm knalpot : single ukuran ban : ring 6.5 Jumlah roda : 3 Beban max 90 Kg
Elemenelemen mesin dalam perancangan mekanis edisi. Fandy Saputra. Download Download PDF. Full PDF Package Download Full PDF Package. This Paper. TUGAS BESAR ALAT ANGKAT DAN ANGKUT. by Rabil Agung Ginanjar. Download Free PDF Download PDF Download Free PDF View PDF. Rancangan josia sihotang.
Dating Age Difference Rule Of Thumb. Gear Ratio atau rasio roda gigi atau perbandingan roda gigi adalah jumlah rasio output dan input roda gigi pada porosnya. Gigi pemindah daya dalam bahasa Inggris transmission gear atau dalam bahasa Belanda versnelling terdiri dari gigi yang disusun secara seri. Mereka digunakan untuk menambah atau mengurangi kecepatan atau torsi pada poros output. Pada artikel ini kita akan membahas cara menghitung rasio roda gigi, kecepatan dan torsi untuk berbagai gigi pemindah daya. Hukum Roda Gigi¶ Hukum roda gigi menyatakan bahwa angular velocity rasio rasio kecepatan sudut antara gigi yang berkaitan selalu konstan. Gambar 1. Rotasi Gigi Hukum Roga Gigi \[ \frac{1}{2}=\frac{n1}{n2}=\frac{d2}{d1}=\frac{T2}{T1} \] = Kecepatan Sudut/Angular Velocity dalam radian/detik n = Kecepatan Gigi dalam RPM d = Diameter roda gigi dan pinion T = Jumlah Gigi Rasio Roda Gigi¶ Roda gigi input masukan di mana torsi diterapkan di sebut juga sebagai roda gigi penggerak driver. Sedangkan roda gigi ouput keluaran di sebut sebagai roda gigi yang digerakan driven. Dan roda gigi yang digunakan antara roda gigi penggerak dengan roda gigi yang digerakan di sebut sebagai roda gigi perantara idler. Selanjutnya dalam artikel ini akan menggunakan istilah driver gear untuk menyebut roda gigi penggerak, driven gear untuk roda gigi yang digerakan, dan idler gear untuk roda gigi perantara. Rasio roda gigi selanjutnya akan disebut Gear Ratio adalah rasio jumlah gigi driven gear dan driver gear. Rumus Gear Ratio \[ \mathbf{GearRatio} = \frac{1}{2} = \frac{n1}{n2} = \frac{d2}{d1} = \frac{T2}{T1} \] Rasio Roda Gigi dan Kecepatan Roda Gigi¶ Pemindahan daya melalui roda gigi mempengaruhi kecepatan rotasi poros ouput. Rumus Gear Ratio dan Kecepatan \[ \mathbf{GearRatio} = \frac{1}{2}=\frac{n1}{n2}=\frac{KecepatanGigiInput}{KecepatanGigiOutput} \] Jika jumlah roda gigi pada poros output lebih besar dari roda gigi pada poros input. Poros output akan memiliki kecepatan rendah. Susunan ini juga dikenal sebagai susunan roda gigi reduksi . Sedangkan jika jumlah roda gigi pada poros output kurang dari roda gigi pada poros input. Kecepatan poros output akan lebih tinggi dari pada roda gigi poros input. Karena itu Rumus Gear Ratio dan Kecepatan \[ \mathbf{KecepatanRodaGigiOutput} = \frac{GearRatio}{KecepatanRodaGigiInput} \] Rasio Roda Gigi dan Torsi Roda Gigi¶ Lihat lagi Hukum Roda Gigi. Gear Ratio juga sama dengan rasio dari torsi ouput terhadap torsi input. Oleh karena itu torsi ouput dihitung dengan mengalikan torsi input dengan gear ratio. Rumus Gear Ratio dan Torsi \[ \mathbf{GearRatio} = \frac{d2}{d1} = \frac{TorsiOutput}{TorsiInput} \] atau Rumus Gear Ratio dan Torsi \[ \mathbf{TorsiOuput} = {GearRatio} \times {TorsiInput} \] Tipe Roda Gigi dan Perhitungannya¶ Roda gigi pemindah daya terdiri dari sejumlah roda gigi untuk mentransfer daya dari satu poros ke poros lainnya. Sebagai contoh, daya dari mesin ditransfer ke roda melalui gear box Transmission Gear. Roda gigi pemindah daya dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis Roda Gigi Sederhana Roda Gigi Majemuk Compound Gear Roda Gigi Pembalik Reverted Gear Roda Gigi Planet Planetary Gear 1 Perhitungan Roda Gigi Sederhana¶ - Dua Roda Gigi¶ Perkaitan dua roda gigi sederhana. Perhatikan gambar yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Di mana Gigi-1 adalah driver gear dan gigi-2 adalah driven gear. Saat driver gear diputar searah jarum jam maka driven gear akan berputar berlawanan arah jarum jam. Gambar 2. Dua Roda Gigi Contoh Jumlah Gigi Driver Gear T1 = 40 Jumlah Gigi Driven Gear T2 = 20 Kecepatan Driver Gear n1 = 100 rpm Kecepatan Driven Gear n2 = ... rpm Torsi Driver Gear = 10 N-m Torsi Driven Gear = ... N-m Perhitungan Gear Ratio¶ Rumus Gear Ratio \[ \mathbf{GearRatio} = \frac{T2}{T1} = \frac{JumlahGigiDrivenGear}{JumlahGigiDriverGear} \] maka Hasil Perhitungan Gear Ratio \[ \mathbf{GearRatio} = \frac{T2}{T1} = \frac{20}{40} = 0,5 \] Perhitungan Kecepatan Roda Gigi¶ Rumus Kecepatan Roda Gigi \[ \mathbf{GearRatio} = \frac{n1}{n2} = \frac{KecepatanDriverGear}{KecepatanDrivenGear} \] maka Hasil Perhitungan Kecepatan Roda Gigi \[ \mathbf{n2} = \frac{n1}{GearRatio} = \frac{100}{0,5} = 200 rpm \] Perhitungan Torsi Roda Gigi¶ Rumus Torsi Roda Gigi \[ \mathbf{GearRatio} = \frac{d2}{d1} = \frac{TorsiOutput}{TorsiInput} \] maka Hasil Perhitungan Torsi Roda Gigi \[ \mathbf{TorsiOuput} = {GearRatio} \times {TorsiInput} = {0,5} \times {10} = 5N-m \] - Multi Roda Gigi¶ Multi Roda Gigi terdiri lebih dari dua roda gigi untuk memindahkan daya dari satu poros ke poros lainnya. gear ratio yang dihasilkan dapat dihitung dengan mengalikan gear ratio individu. Gambar 3. Multi Roda Gigi Contoh Jumlah Gigi T1 = 40 Jumlah Gigi T2 = 20 Jumlah Gigi T3 = 10 Langkah 1 Gear Ratio T1 dan T2 \[ GearRatio 1 = \frac{T2}{T1} = \frac{20}{40} = 0,5 \] Langkah 2 Gear Ratio T2 dan T3 \[ GearRatio 2 = \frac{T3}{T2} = \frac{10}{20} = 0,5 \] Langkah-3 Hasil Akhir Gear Ratio \[ GearRatio Akhir = {0,5} \times {0,5} = 0,25 \] 2 Perhitungan Roda Gigi Majemuk Compound Gear¶ Roda Gigi Majemuk atau Compound Gear artinya terdiri lebih dari saru roda gigi pada poros tunggal. Karena roda gigi di pasang pada poros yang sama maka akan berputar dengan kecepatan yang sama pula. Gambar 4. Roda Gigi Majemuk Contoh Jumlah Gigi T1 = 40 Jumlah Gigi T2 = 30 Jumlah Gigi T3 = 20 Jumlah Gigi T4 = 10 Dalam contoh ini roda gigi 2 dan roda gigi 3 berada pada poros yang sama. Langkah 1 Gear Ratio T1 dan T2 \[ GearRatio 1 = \frac{T2}{T1} = \frac{30}{40} = 0,75 \] Langkah 2 Gear Ratio T3 dan T4 \[ GearRatio 2 = \frac{T4}{T3} = \frac{10}{20} = 0,5 \] Langkah 3 Hasil Akhir Gear Ratio \[ GearRatio Akhir = { \times { = 0,375 \] 3 Roda Gigi Pembalik Reverted Gear¶ Roda Gigi Pembalik atau Reverted Gear adalah tipe roda gigi majemuk dimana poros input dan output berada pada poros yang sama. Dalam contoh ini, gigi-1 dan gigi-3 berada pada sumbu poros yang sama. Sedangkan poros driver gear dan poros driver gear terpisah namun dalam garis poros yang sama. Sedikit berbeda dengan roda gigi majemuk hanya dalam penempatan poros driver gear dan driver driven gear. Gambar 5. Roda Gigi Pembalik Reverted gear digunakan untuk mencapai rasio gigi tinggi dalam ruang terbatas, sehingga membuat kontruksinya tampak lebih kecil namun tetap kompak. Perhitungan gear ratio roda gigi pembalik sama saja dengan perhitungan gear ratio roda gigi majemuk. Kesimpulan¶ Rasio roda gigi atau Gear Ratio GR digunakan untuk menghitung kecepatan dan torsi roda gigi yang dihasilkan. Nilai rasio roda gigi tergantung pada jumlah gigi driver gear, idler gear dan driven gear. Apakah pada artikel ini ada yang terlewat untuk dibahas? Ya... Betul... Planetary Gear akan dibahas terpisah ya... Salam hangat dari Banjarsari - Ciamis - Jawa Barat - Indonesia - Bumi - Galaksi Bima Sakti... Daftar Pustaka¶ Gear Reducing Formulas How to Calculate Gear Ratios and Torque Gear train Gear Train Gear Notes Pembaharuan Terakhir 7 Oktober 2020 001823
Sepeda motor yang menggunakan transmisi manual memang lebih ribet dari pada sepeda motor yang menggunakan transmisi otomatis, karena pengoperasian transmisinya dilakukan secara manual menggunakan pedal kaki. Meski begitu transmisi manual tetap banyak digunakan pada sepeda motor bertipe bebek maupun sepeda motor yang satu ini memang sangat penting karena mempengaruhi gerak motor seperti halnya komponen mesin motor atau pun komponen aki motor. Ada 2 jenis type transmisi ada yang manual dan juga yang otomatis, untuk penjelasannya mari kita simak artikel dibawah ini 1. Transmisi OtomatisTransmisi otomatis adalah transmisi yang melakukan perpindahan gigi percepatan secara otomatis. Roda gigi planetari berfungsi untuk mengubah tingkat kecepatan dan torsi seperti halnya pada roda gigi pada transmisi manual. Pada sistem transmisi otomatis ini digunakan tekanan minyak transmisi otomatis dan mekanisme gesek, untuk mengubah tingkat Transmisi ManualTransmisi manual adalah sistem transmisi otomotif yang memerlukan pengemudi sendiri untuk menekan atau pun menarik seperti pada sepeda motor atau menginjak kopling seperti pada mobil dan menukar gigi percepatan secara manual. Biasanya berkisar antara 3 gigi percepatan maju sampai dengan 6 gigi percepatan maju ditambah dengan 1 gigi mundur R, gigi percepatan dirangkai di dalam kotak gigi/gerbox untuk beberapa kecepatan. fungsi gear pada sepeda motor juga ikut anda dalam hal percepatan yang digunakan tergantung kepada kecepatan kendaraan pada kecepatan rendah atau menanjak digunakan gigi percepatan 1 dan seterusnya kalau kecepatan semakin tinggi, demikian pula sebaliknya kalau mengurangi kecepatan gigi percepatan diturunkan, pengereman dapat dibantu dengan penurunan gigi motor selain dapat meneruskan atau memindahkan tenaga hasil output mesin ke roda, sepeda motor juga harus mampu berjalan dalam semua kondisi jalanan baik jalan yang datar maupun menanjak atau menurun. Dan oleh karena itu sepeda motor membutuhkan sistem pemindah tenaga, di dalam sistem pemindah tenaga terdapat komponen utama pada gigi transmisi sepeda motor terdiri dari rangkaian susunan gigi-gigi yang berpasangan dan berbentuk kemudian menghasilkan perbandingan gigi-gigi. Salah satu pasangan gigi berada di poros utama input shaft atau main shaft dan pasangan gigi lainnya ada di poros keluar output shaft atau counter shaft. Jumlah gigi kecepatan yang ada pada transmisi tergantung dari model dan fungsi sepeda sepeda motor tipe bebek biasanya menggunakan gigi berjumlah 4. Untuk sepeda motor kelas menengah ke atas biasanya gigi transmisinya berjumlah 5. Dan cara pengoperasionalnya untuk mengunci gigi adalah dengan menekan atau menginjak pedal TransmisiTransmisi atau gigi transmisi berfungsi untuk mengatur momen atau tenaga mesin sesuai dengan kondisi jalan yang dilalui mesin sepeda motor, momen atau tenaga mesin tersebut selanjutnya diatur dan dibagi tingkat kecepatannya. Sedangkan prinsip kerja dari sistem transmisi adalah mekanisme yang bisa dipakai untuk mengubah kecepatan putaran poros engkol menjadi kecepatan yang diinginkan untuk tujuan tertentu dan sesuai dengan kondisinya pada sepeda motor. Bagian transmisi ini juga tidak sedikit bisa menjadi penyebab engkol motor keras karena kurangnya perawatan atau pun hal penjelasan tentang transmisi pada motor serta fungsinya, sekian artikel kali ini semoga artikel yang saya bagikan kali ini bermanfaat bagi teman-teman pecinta otomotif, dan juga menambah wawasan kita semua. Selamat membaca dan sampai jumpa lagi di artikel berikutnya. Salam hangat selalu dari penulis.
Soal SMK Transmisi Manual Teknik Sepeda Motor Evaluasi 2 1. a. b. c. d. e. 2. a. b. c. d. e. 3. a. b. c. d. e. 4. a. b. c. d. e. 5. a. b. c. d. e. 6. a. b. c. d. e. 7. a. b. c. d. e. 8. a. Pada transmisi manual jenis rotary, ketika masuk gigi 4 kemudian pedal diinjak satu kali ke depan maka akan netral. Tetapi ini tidak terjadi pada saat sepeda motor berjalan, komponen apakah yang berperan…. Poros pemindah gigi Plat stopper Lengan pemindah gigi Plat bintang Drum gearshift Jika komponen ini sudah mengalami keausan, maka gigi persneling dapat berpindah dengan sendirinya. Apakah nama komponen tersebut…. Poros pemindah gigi Plat stopper Lengan pemindah gigi Plat bintang Drum gearshift Apa yang harus dilakukan oleh seorang mekanik ketika menghadapi sepeda motor cub sulit untuk melakukan perpindahan gigi ketika motor berjalan…. Setel pedal persneling Setel kopling Setel garpu pemindah gigi Setel putaran stasioner Setel drum shift gear Gigi yg berputar menjadi satu dengan poros adalah…. Gigi mati Gigi bebas Gigi geser Gigi permanen Gigi putar Gigi yg bebas perputar pada poros, dilengkapi “Dog Hole” adalah …. Gigi mati Gigi bebas Gigi geser Gigi permanen Gigi putar Gigi yg dapat bergeser pada poros, dilengkapi “Dog” adalah …. Gigi mati Gigi bebas Gigi geser Gigi permanen Gigi putar Apakah arti dari istilah “dog” pada gear transimi manual sepeda motor…. Pengait Lubang pengait Mata gear Sela/gap ulir Apakah arti dari istilah “dog hole” pada gear transimi manual sepeda motor…. Pengait b. c. d. e. 9. a. b. c. d. e. 10. a. b. c. d. e. Lubang pengait Mata gear Sela/gap ulir Berapakah jumlah roda gigi transmisi pada sepeda motor dengan 5 kecepatan 6 pasang roda gigi 7 pasang roda gigi 3 pasang roda gigi 4 pasang roda gigi 5 pasang roda gigi Fungsi minyak pelumas/oli bagi sistem transmisi manual sepeda motor adalah . . . . Sebagai pendingin dan melumasi pelat kolping saja Sebagai pendingin dan pelumas bagian mesin Sebagai pendingin dan pelumas bagian transmisi saja Sebagai pendingin dan pelumas bagian mesin, kopling dan transmisi Sebagai pendingin dan melumasi komponen kopling dan memperlembut gesekan antar komponen 11. Poros dimana pada salah satu ujungnya sebagai tempat pemasangan mekanisme kopling adalah… a. Poros roda b. Poros tengah c. Poros output d. Poros engkol e. Poros input 12. Poros yang berfungsi untuk meneruskan putaran ke gear sprocket rantai roda belakang adalah… a. Poros roda b. Poros tengah c. Poros output d. Poros engkol e. Poros input soal smk tsm transmisi manual pilihan ganda 1. Mengatur perbandingan pasangan roda gigi untuk menyesuaikan kebutuhan sepeda motor dan kondisi jalan adalah fungsi dari…. a. Kopling b. Transmisi c. Poros engkol d. Motor engine e. Sistem pendingin 2. Transmisi manual pada sepeda motor terdiri dari dua komponen utama, yaitu…. a. Mekanisme pemindah gigi dan mekanisme pembantu b. Mekanisme pemindah gigi dan roda gigi transmisi c. Mekanisme pembantu dan rasio d. Rasio gigi dan drum e. Pedal pemindah gigi dan gear rasio 3. Urutan nama komponen yang tepat adalah a. Crankshaft, input shaft, drum shift gear&shift fork, output shaft, kick starter b. Crankshaft, output shaft, drum shift gear&shift fork, input shaft,kick starter c. Crankshaft, drum shift gear&shift fork, input shaft, output shaft, kick starter d. Crankshaft, input shaft, output shaft, drum shift gear&shift fork, kick starter e. Crankshaft, output shaft, input shaft, drum shift gear&shift fork, kick starter 4. Yang bukan termasuk komponen dari mekanisme pemindah gigi adalah a. Plat bintang b. Lengan Pemindah Gigi c. Input shaft d. Drum shift gear e. Shift fork 5. Berfungsi sebagai operator atau penggerak mekanisme pemindah gigi adalah fungsi dari…. a. Poros pemindah gigi b. Pedal persneling c. Lengan pemindah gigi d. Plat bintang e. Drum gearshift 6. Apabila pedal persneling diinjak maka akan menggerakkan komponen…. a. Poros pemindah gigi b. Pedal persneling c. Lengan pemindah gigi d. Plat bintang e. Drum gearshift 7. Fungsi dari lengan pemindah gigi adalah…. a. Menggerakkan poros pemindah gigi b. Menggerakkan drum shift gear c. Menahan drum shift gear d. Menggeser gigi geser e. Bantalan gear 8. Apa nama komponen yang bertugas untuk menahan agar drum shift gear tidak berputar dengan sendirinya…. a. Plat baja b. Plat bintang c. Fork d. Shift fork e. Pen 9. Komponen yang bertugas menggerakkan garpu pumindah gigi adalah…. a. Poros pemindah gigi b. Pedal persneling c. Lengan pemindah gigi d. Plat bintang e. Drum gearshift 10. Berapakah jumlah nok plat bintang pada transmisi sepeda motor yang memiliki 4 kecepatan…. a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 11. Pada sepeda motor jenis cub, apa yang terjadi ketika pedal persneling diinjak…. a. Gigi geser akan bergerak b. Lengan akan bergerak maju / mundur c. Gigi geser akan bergerak dan kopling terhubung d. Gigi geser akan bergerak dan kopling terbebas e. Kopling terbebas sebentar 12. Komponen yang berfungsi untuk menggerakkan gigi geser adalah…. a. Shift fork b. Plat bintang c. Dog d. Dog hole e. spindle 13. Apakah arti dari transmisi tipe rotary…. a. Pada saat sepeda motor berjalan, dari posisi gigi tertinggi dapat langsung netral dengan menginjak satu kali pedal depan b. Pada saat sepeda motor berhenti, dari posisi gigi tertinggi dapat langsung netral dengan menginjak satu kali pedal depan c. Pada saat sepeda motor berhenti, dari posisi gigi tertinggi dapat langsung netral dengan menginjak setengah kali pedal depan d. Pada saat sepeda motor berhenti, dari posisi gigi tertinggi dapat langsung netral dengan menginjak satu kali pedal belakang e. Pada saat sepeda motor berjalan, perpindahan gigi dapat bekerja dengan sendirinya secara rotari 14. Pada transmisi manual jenis rotary, ketika masuk gigi 4 kemudian pedal diinjak satu kali ke depan maka akan netral. Tetapi ini tidak terjadi pada saat sepeda motor berjalan, komponen apakah yang berperan…. a. Poros pemindah gigi b. Plat stopper c. Lengan pemindah gigi d. Plat bintang e. Drum gearshift 15. Jika komponen ini sudah mengalami keausan, maka gigi persneling dapat berpindah dengan sendirinya. Apakah nama komponen tersebut…. a. Poros pemindah gigi b. Plat stopper c. Lengan pemindah gigi d. Plat bintang e. Drum gearshift 16. Apa yang harus dilakukan oleh seorang mekanik ketika menghadapi sepeda motor cub sulit untuk melakukan perpindahan gigi ketika motor berjalan…. a. Setel pedal persneling b. Setel kopling c. Setel garpu pemindah gigi d. Setel putaran stasioner e. Setel drum shift gear 17. Gigi yg berputar menjadi satu dengan poros adalah…. a. Gigi mati b. Gigi bebas c. Gigi geser d. Gigi permanen e. Gigi putar 18. Gigi yg bebas perputar pada poros, dilengkapi “Dog Hole” adalah …. a. Gigi mati b. Gigi bebas c. Gigi geser d. Gigi permanen e. Gigi putar 19. Gigi yg dapat bergeser pada poros, dilengkapi “Dog” adalah …. a. Gigi mati b. Gigi bebas c. Gigi geser d. Gigi permanen e. Gigi putar 20. Apakah arti dari istilah “dog” pada gear transimi manual sepeda motor…. a. Pengait b. Lubang pengait c. Mata gear d. Sela/gap e. ulir 21. Apakah arti dari istilah “dog hole” pada gear transimi manual sepeda motor…. a. Pengait b. Lubang pengait c. Mata gear d. Sela/gap e. ulir 22. Berapakah jumlah roda gigi transmisi pada sepeda motor dengan 5 kecepatan a. 6 pasang roda gigi b. 7 pasang roda gigi c. 3 pasang roda gigi d. 4 pasang roda gigi e. 5 pasang roda gigi 23. Fungsi minyak pelumas/oli bagi sistem transmisi manual sepeda motor adalah . . . . a. Sebagai pendingin dan melumasi pelat kolping saja b. Sebagai pendingin dan pelumas bagian mesin c. Sebagai pendingin dan pelumas bagian transmisi saja d. Sebagai pendingin dan pelumas bagian mesin, kopling dan transmisi e. Sebagai pendingin dan melumasi komponen kopling dan memperlembut gesekan antar komponen 24. Poros dimana pada salah satu ujungnya sebagai tempat pemasangan mekanisme kopling adalah… a. Poros roda b. Poros tengah c. Poros output d. Poros engkol e. Poros input 25. Poros yang berfungsi untuk meneruskan putaran ke gear sprocket rantai roda belakang adalah… a. Poros roda b. Poros tengah c. Poros output d. Poros engkol e. Poros input Gambar untuk soal no 26 - 30 26. Komponen yang berfungsi sebagai penahan drum shift gear supaya tidak netral apabila pedal persneling diinjak ke depan pada saat sepeda motor berjalan adalah nomor….. a. 5 b. 20 c. 15 d. 5 e. 16 27. Lihat gambar, gigi manakah yang berfungsi sebagai gigi 3…. a. 5&6 b. 7&6 c. 1&3 d. 5&6 e. 7&8 28. Lihat gambar, gigi manakah yang berfungsi sebagai gigi geser…. a. 5&6 b. 7&6 c. 1&3 d. 5&6 e. 7&8 29. Lihat gambar, gigi manakah yang berfungsi sebagai gigi geser…. a. 5&6 b. 7&6 c. 1&3 d. 5&6 e. 7&8 30. Lihat gambar, komponen yang berfungsi sebagai dudukan kopling adalah …. a. 5 b. 4 c. 3 d. 2 e. 1 Soal Sistem Transmisi Pilihan Ganda da Essay PETUNJUK KHUSUS I. Pilihlah satu jawaban yang paling benar, dengan memberi tanda silang X pada huruf a,b,c,d, atau e, di lembar jawab yang tersedia! 1. Letak dari pesawat kopling berada … a. Tepat ditengah transmisi b. Diantara engine dan transmisi c. Diantara transmisi dan poros penggerak d. Berada di poros deffrensial e. Berada di tengah engine 2. Yang bukan Syarat- syarat yang harus dipenuhi pesawat kopling adalah … a. Dapat menghubungkan putaran dengan lembut b. Dapat memindahkan tenaga motor ke transmisi dengan slip c. Dapat memutuskan hubungan dengan sempurna dan cepat. d. Mempunyai daya tahan gesek yang tinggi e. Tahan panas dan kuat 3. Bagian kopling yang dibuat menyatu dengan roda gila adalah … a. Clucth coil b. Release spring c. Clucth disc d. Release silinder e. Clucth cover 4. Arti dari Clutch Assembly adalah …. a. Kopling dalam satu set b. Komponen – komponen kopling c. Komponen kopling yang harus diganti saat pembongkaran d. Kopling dengan sumber tenaga dari mesin e. Pesawat untuk memutus dan menghubungkan putran mesin 5. Komponen yang berfungsi untuk menekan/menjepit kampas kopling hingga terjadi perpindahan tenaga dari mesin ke poros transmisi adalah … a. Pressure plate b. Driven plate atau friction disc c. Clutch release atau throwout bearing d. Throwout lever/clutch fork e. Pressure spring 6. Komponen kopling berfungsi untuk memberikan tekanan yang bersamaan pada pressure plate lever dan menghindarkan terjadinya gesekan antara pengungkit dengan pressure plate lever adalah … a. Pressure plate plat penekan b. Driven plate atau friction disc c. Clutch release atau release bearing d. Throwout lever/clutch fork e. Pressure spring 7. Komponen kopling yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga pembebas kopling... a. Pressure plate plat penekan b. Driven plate atau friction disc c. Clutch release atau release bearing d. Throwout lever/clutch fork e. Pressure spring 8. Yang bukan merupakan komponen pengoperasian kopling mekanik adalah … a. Pedal kopling b. Kabel kopling c. Silinder kopling d. Batang ulir ujung kabel kopling e. Pegas pengendali pedal kopling 9. Pada pengoperasian kopling mekanik komponen yang berfungsi untuk memindahkan gerakan tenaga injakan kaki pengemudi pada pedal kopling ke tuas pembebas kopling adalah … a. Silinder kopling b. Pedal kopling c. Kabel kopling d. Batang ulir ujung kabel kopling e. Pegas pengendali pedal kopling 10. Pada pengoperasian kopling mekanik komponen yang berfungsi untuk mengembalikan posisi pedal kopling setelah dipergunakan untuk mengoperasikan kopling adalah … a. Silinder kopling b. Pedal kopling c. Kabel kopling d. Boster kopling e. Pegas pedal kopling 11. Komponen kopling hidrolis , yang berfungsi untuk merubah gerak mekanis dari pedal kopling menjadi tekanan minyak hidrolis adalah … a. Master silinder d. Boster kopling b. Pipa hidrolis e. Pegas pengendali kopling c. Silinder hiodrolis d. Boster kopling e. Pegas pengendali kopling 12. Yang dimaksud dengan friction cluch adalah ….. a. Kopling jenis bergigi dalam proses pemindahan tenaganya b. Kopling jenis gesek dalam proses pemindahan tenagannya c. Piringan yang digerakan berhubungan sistem pemindah tenaga yang lainnya d. Roda penyimpan gaya kelembaman putaran mesin e. Unit kopling bersama kelengkapannya. 13. Alat yang digunakan untuk mengukur kedalaman paku keling pada kampas kopling adalah ... a. Dial gauge d. Magnetic dial b. Vernier caliper e. Pivot gauge c. Mikrometer d. Magnetic dial e. Pivot gauge 14. Lapisan plat kopling disebut dengan kanvas kopling terbuat dari paduan bahan asbes dan logam. Paduan ini dibuat dengan tujuan agar plat kopling dapat memenuhi persyaratan ... a. Dapat menahan beban akibat putaran fly wheel yang berasal dari mesin b. Bahan tersebut tahan terhadap beban arah aksial dan arah radial c. Tahan terhadap tekanan pegas kopling d. Tenaga saat pengoperasian kopling menjadi lebih ringan e. Tahan terhadap panas, gesekan dan dapat mencengkeram dengan baik. 15. Pada bagian plat kopling terdapat torsion damper/torsion rubber yang berfungsi sebagai... a. Menambah tenaga putaran mesin b. Mempercepat perpindahan putaran dan tenaga dari mesin ke transmisi c. Meredam kejutan saat kopling mulai berhubungan dalam arah aksial d. Sebagai bidang gesek e. Sebagai penekan pegas kopling sehingga memperlembut saat kopling berhubungan. 16. Fungsi dari release bearing atau throwout bearing pada mekanisme kopling adalah … a. menyalurkan tenaga pembebas kopling b. untuk menjepit atau menekan kampas kopling hingga terjadi perpindahan tenaga c. Memberikan tekanan yang bersamaan pada pressure plate lever d. Untuk mendapatkan sentuhan yang halus saat plat kopling mulai terjepit e. meredam kejutan saat kopling mulai berhubungan dalam arah aksial 17. Salah satu pemeriksaan pada pegas diafragma dengan cara pengukuran kedalaman dan lebar keausan bekas gesekan release bearing. Kedalaman maksimal keausan pada pegas diafragma adalah …. a. 0,5 mm b. 0,6 mm c. 0,7 mm d. 0,8 mm e. 1 mm 18. Pemeriksaan dan pengukuran kedalaman paku keling dengan jangka sorong batas kedalaman paku keling adalah … a. 0,6 mm b. 0,5 mm c. 0,4 mm d. 0,3 mm e. 0,2 mm 19. Pemeriksaan dan penyetelan pedal kopling perlu dilakukan. Ukuran tinggi pedal kopling dari lantai adalah ... a. 156 – 166 mm b. 157 – 167 mm c. 160 – 176 mm d. 161 – 177 mm e. 180 – 199 mm 20. Yang bukan merupakan komponen pengoperasian kopling sistem mekanik adalah …. a. Pedal kopling b. Kabel kopling c. Minyak kopling d. Pegas pengendali e. Batang ulir ujung kabel 21. Komponen yang berfungsi mengubah gerakan mekanis dari pedal kopling menjadi tekanan minyak hidrolis adalah …. a. Pipa hidrolis b. Silinder kopling c. Master silinder kopling d. Boster kopling e. Pedal kopling 22. Yang merupakan penyebab dari kopling slip adalah …. a. Dudukan mesin atau transmisi rusak b. Keausan pada sambungan pengoperasian kopling c. Kabel kopling memanjang d. Pilot bearing rusak e. Gerakan bebas kopling berlebihan 23. Penyebab gerakan kendaraan yang mengejutkan pada sistem kopling karena …. a. Dudukan mesin atau transmisi rusak b. Permukaan disc bergelombang c. Kabel kopling berkarat d. Pilot bearing rusak e. Gerakan bebas kopling terlalu kecil 24. Dibawah ini yang merupakan akibat kebebasan pedal kopling yang terlalu berlebihan adalah …. a. Kopling slip, suara berisik yang tak lazim, tidak ada gerakan pada kopling. b. Kopling bergetar, suara berisik yang tidak lazim c. Kopling slip, kopling bergetar, tidak ada gerakan pada kopling d. Gerakan kendaraan yang mengejutkan, tidak ada gerakan kopling, kopling bergetar e. Suara berisik yang tidak lazim, kopling bergetar, gerakan kendaraan yang mengejutkan 25. Bagian transmisi yang digunakan untuk menghubungkan antara roda gigi disebut... a. Syncromish b. Clucth c. Key Syncromish d. Garpu pemindah e. Tuas pemindah 26. Bagian yang digunakan untuk pembagi tetep pada perbandingan putaran roda gigi adalah... a. Roda gigi transmisi 1 b. Roda gigi transmisi 2 c. Roda gigi transmisi 3 d. Roda gigi transmisi 4 e. Roda gigi transmisi R 27. Apakah yang dimaksud dengan garpu pemindah... a. Bagian penghubung roda gigi b. Bagian penahan roda gigi c. Bagian penarik syncronish d. Bagian pembagi roda transmisi e. Tuas penghubung 28. Bagian transmisi yang berhubungan dengan poros propeler adalah... a. Input shaft b. Output shaft c. Clutch hub d. Bearing e. Counter 29. Komponen yang berfungsi sebagai meredam hentakan/puntiran saat kopling mulai menghubungkan/meneruskan putaran dan pada saat akselerasi maupun deselerasi... a. Clutch Hub b. Disc Plate c. Torsion Damper d. Tacing e. Rivet/ Paku keling 30. Pemeriksaan run-out plat kopling dengan roller instrumen dan dil indikator batas maksimal adalah... a. 0,6 mm b. 0,7 mm c. 0,8 mm d. 0,9 mm e. 1 mm 31. Yang bukan langkah cara penyetelan kopling secara mekanik adalah.... a. ukur ketebalan pedal kopling yang ada b. membandingkan dengan ukuran spesifikasi kendaraan tersebut c. kendorkan mur pengunci pada ujung kabel d. kendorkan mur penyetel bila jarak kebebasan lebih kecil e. kendorkan baut bleeder 32. Roda gigi transmisi transmition gear berfungsi sebagai.... a. Memutarkan gigi didalam gear box b. Mengubah output gaya-gaya torsi yang meninggalkan transmisi c. Untuk memindah gigi atau sinkroniser pada porosnya sehingga memungkinkan gigi untuk dipasang atau dipindah d. Sebagai dudukan bearing transmisi dan poros-poros serta sebagai wadah oli/pelumas transmisi e. Mengurangi gesekan antara permukaan benda yang berputar didalam sistem transmisi ESSAY 1. Sebutkan beberapa gejala kopling yang mengalami kerusakan dan jelaskan penyebabnya! 2. Sebutkan keuntungan dan kerugian kopling dengan menggunakan pegas diafragma! 3. Apakah fungsi Transmisi pada kendaraan bermotor? Dan apa dampaknya bila kendaraan tanpa transmisi? 4. Jelaskan komponen transmisi di bawah ini ! a. Transmission input shaft b. Transmission gear c. Synchroniser d. Output shaft e. Bearing 5. Jelaskan prinsip kerja kopling pada saat terjadi pemindahan gigi transmisi ! 1. Apabila katup hisap dan katup buang tertutup, dan piston bergerak dari TMA ke TMB maka langkah ini disebut . . . . a. Kompresi b. Buang c. Hisap d. Expansion e. Usaha 2. Apabila katup hisap dan katup buang tertutup, dan piston bergerak dari TMB ke TMA maka langkah ini disebut . . . . a. Kompresi b. Buang c. Hisap d. Expansion e. Usaha 3. Dalam proses pembakaran akan terjadi bila terdapat komponenkomponen, kecuali . . . . a. Api b. Bensin c. Udara d. Bahan bakar e. Diafragma 4. Alat yang berfungsi untuk mengontrol jumlah campuran yang masuk kedalam silinder guna mengontrol tenaga dan kecepatan sepeda motor adalah . . . . a. Filter udara b. Tangki bahan bakar c. Konduktor d. Isolator e. Karburator 5. Agar dapat bekerja sesuai dengan kondisi kerja mesin, maka karburator dibagi menjadi beberapa sistem, dan sistem tersebut antara lain, kecuali . . . a. Sistem cuk b. Sistem Pelampung c. Sistem Kecepatan rendah d. Sistem kecepatan tinggi e. Sistem Pengisian 6. Berapakah sudut yang dibutuhkan poros engkol untuk menghasilkan satu tenaga pada motor 4 tak . . . . a. 700° b. 540° c. 180° d. 360° e. 720° 7. Berapakah sudut yang dibutuhkan poros engkol untuk menghasilkan satu tenaga pada motor 2 tak . . . . a. 700° b. 540° c. 180° d. 360° e. 720° 8. Dibawah ini yang bukan merupakan keuntungan motor 4 langkah adalah . . .. a. Efisien dalam penggunaan Bahan Bakar b. Konstruksi Rumit c. Motor bekerja lebih halus pada putaran rendah d. Perolehan tenaga lebih maksimum e. Sistem pelumasan relatif lebih sempurna 9. Mesin yang langkah toraknya sama dengan diameter silinder adalah . . . . a. Small engine b. Short engine c. Long stroke engine d. Square engine e. Over square engine 10. Brosur motor Suzuki Smash memuat data diameter silindernya 53,5 mm dengan langkah piston 48,8 mm, tentukan volume langkahnya . . . . a. 109,7 cc b. 105,5 cc c. 85,9 cc d. 101,7 cc e. 100,7 cc 11. Dalam menentukan volume langkah dapat dihitung dengan rumus D2 La. ½ /4 D2 Lb. D2 Lc. /4 D2 Nd. r2 Le. ¼ 12. Dalam menentukan volume kompresi dapat dihitung dengan rumus a. c. e. b. d. 13. Dalam menentukan perbandingan kompresi dapat dihitung dengan rumus a. c. e. b. d. 14. Sebuah mesin dikatakan mesin dengan siklus 4 langkah adalah . . . . a. Satu siklus terdapat 2 kali langkah piston , 2 ke atas dan 2 ke bawah. Sehingga dalam satu siklusnya tercapai dalam 2 putaran poros engkol. b. Satu siklus terdapat 4 kali langkah piston , 3 ke atas dan 1 ke bawah. Sehingga dalam satu siklusnya tercapai dalam 2 putaran poros engkol. c. Satu siklus terdapat 4 kali langkah piston , 2 ke atas dan 2 ke bawah. Sehingga dalam satu siklusnya tercapai dalam 2 putaran poros engkol. d. Satu siklus terdapat 2 kali langkah piston , 1 ke atas dan 1 ke bawah. Sehingga dalam satu siklusnya tercapai dalam 2 putaran poros engkol. e. Satu siklus terdapat 2 kali langkah piston , 1 ke atas dan 1 ke bawah, dicapai dalam 1 putaran poros engkol 15. Sebuah mesin dikatakan mesin dengan siklus 2 langkah adalah . . . . a. Satu siklus terdapat 2 kali langkah piston , 2 ke atas dan 2 ke bawah. Sehingga dalam satu siklusnya tercapai dalam 2 putaran poros engkol. b. Satu siklus terdapat 4 kali langkah piston , 3 ke atas dan 1 ke bawah. Sehingga dalam satu siklusnya tercapai dalam 2 putaran poros engkol. c. Satu siklus terdapat 4 kali langkah piston , 2 ke atas dan 2 ke bawah. Sehingga dalam satu siklusnya tercapai dalam 2 putaran poros engkol. d. Satu siklus terdapat 2 kali langkah piston , 1 ke atas dan 1 ke bawah. Sehingga dalam satu siklusnya tercapai dalam 2 putaran poros engkol. e. Satu siklus terdapat 2 kali langkah piston , 1 ke atas dan 1 ke bawah, dicapai dalam 1 putaran poros engkol 16. Sistem yang berfungsi untuk mengontrol aliran bahan bakar sistem putaran menengah dan tinggi adalah . . . . a. Main Jet b. Slow Jet c. Piston Valve Screw d. Pompa akselerasi e. ACV 17. Sistem yang berfungsi untuk mengontrol aliran bahan bakar sistem putaran rendah dan menengah adalah . . . . a. Main Jet b. Slow Jet c. Piston Valve Screw d. Pompa akselerasi e. ACV 18. Perhatikan gambar dibawah ini. Dari gambar disamping adalah menunjukkan proses kerja karburator pada saat . . . . a. Kecepatan rendah b. Idle speed c. Kecepatan Sedang d. Acseleration e. Kecepatan tinggi Nomor 19, 20 dan 21 perhatikan gambar karburator dibawah ini 19. Pada gambar tersebut diatas, yang ditunjukkan nomer 4 adalah komponen bernama . . . . a. Jet Needle b. Pilot out let c. Pilot air jet d. Main air jet e. Needle jet 20. Pada gambar tersebut diatas, yang ditunjukkan nomer 13 adalah komponen bernama . . . . a. Bypass port b. Pilot out let c. Pilot air jet d. Main jet e. Katup Cuk 21. Pada gambar tersebut diatas, yang ditunjukkan nomer 8 adalah komponen bernama . . . . a. Bypass port b. Pilot out let c. Pilot air jet d. Main jet e. Needle jet 22. Dalam penyetelan campuran bahan bakar pada karburator, jika pilot screw diputar ke kanan maka . . . . a. Campuran bahan bakar menjadi kurus b. Jumlah campuran menjadi terlalu banyak udara c. Jumlah campuran menjadi kaya d. Jumlah campuran tetap saja e. Jumlah campuran berkurang 23. Pada saat melakukan engine Tune up, dalam melakukan penyetelan celah katup yang diijinkan adalah pada saat mesin langkah . . . . a. Akhir Langkah isap b. Akhir Langkah buang c. Akhir Langkah usaha d. Akhir Langkah kompresi e. Semua langkah bisa disetel 24. Perhatikan Tabel perawatan dibawah ini BAGIAN SPESIFIKASI Kapasitas Oli Mesin 0,8 liter Minyak pelumas yang dianjurkan Viskositas SAE 10W - 30 atau sejenis. Klasifikasi API SE, Putaran stasioner mesin – rpm Jarak renggang klep Masuk 0,05 0,02 mm Keluar 0,05 0,02 mm Jarak main bebas rantai roda 25 - 35 mm Jarak main bebas handel rem 10 - 20 mm Jarak main bebas pedal rem 20 - 30 mm Dalam pengecekan sepeda motor, ternyata hasil jarak renggang katup masuknya adalah tidak ada renggangnya, maka akibatnya adalah . . . . a. motor bisa lari kencang b. Motor berbunyi gemeritik c. Motor tidak ada perubahan d. Motor akan bunyi langsung mati e. Motor kompresinya akan hilang karena terjadi kebocoran 25. Sepeda motor Honda Supra mempunyai diameter silinder 50 mm dan panjanga langkahnya = 49,5 mm, hitunglah volume silindernya . . . . a. 100 cc b. 100 cc c. 97,1 cc d. 97,1 cc e. 99,5 cc 26. Perbandingan Kompresi Sepeda Motor Honda Supra = 8,8 1. Isi silinder 97,1 cc. Isi ruang bakarnya dapat dihitung . . . . a. 12,4 cc b. 12,4 cc c. 13,1 cc d. 13,1 cc e. 12,5 cc 27. Dalam kerjanya karburator harus dapat mempertahankan komposisi campuran tersebut baik pada putaran mesin idle, menengah, tinggi dan beban maksimum. Berapakah campuran yang ideal antara bahan bakar dan udara pada kendaraan bermotor ? a. 1 5 b. 1 10 c. 1 15 d. 1 20 e. 1 25 28. Perhatikan gambar disamping. Posisi clip pada jet needle sangat mempengaruhi campuran bahan bakar, jika posisi clip berada di posisi paling atas maka dapat disumpulkan campurannya adalah . . . . a. Kaya b. Agak kaya c. Sedang d. Agak miskin e. Miskin 29. Tekanan kompresi di dalam ruang bakar sangat dipengaruhi oleh penyetelan celah katup. Celah katup terlalu renggang ataupun terlalu rapat akan mengakibatkan tenaga motorpun juga terjadi perubahan. Maka dalam melakukan perawatan sepeda motor rata-rata celah katup yang benar untuk type cub adalah . . . . a. 0,2 – 0,5 mm b. 0,02 – 0,05 mm c. 0,3 – 0,7 mm d. 0,03 – 0,09 mm e. 0,5 mm 30. Penyetelan celah katup sepeda motor perlu menepatkan posisi katup, untuk memastikan posisi tersebut langkah anda sebagai mekanik adalah . . . a. Memutar rotor magnet dan menepatkan tanda T rotor dengan tanda pada body sepeda motor b. Memutar rotor magnet dan menepatkan tanda F rotor dengan tanda pada body sepeda motor c. Memutar rotor magnet dan menepatkan piston posisi teratas. d. Membuka tutup timing gear dan menepatkan tanda nol tepat di belakang e. Memutar rotor magnet sambil melihat katup IN turun dan naik lagi kemudian tepatkan tanda T dan tanda pada body sepeda motor. 31. Dalam penyetelan campuran bahan bakar dan udara pada karburator, nama komponen untuk menyetel campuran tersebut adalah . . . . a. Pilot screw b. Pilot air screw c. Pilot air bleed d. Pilot outlet e. Main screw 32. Dibawah ini yang bukan merupakan Mekanisme katup adalah .... a. SV Single Valve b. OHV Over Head Valve c. OHC Over Head Camshaft d. BOHC Bubble Over Head Camshaft e. DOHC Double Over Head Camshaft 33. Salah satu fungsi sistem pelumas pada mesin sepeda motor adalah, kecuali . . . . a. Pendingin b. Perapat c. Peredam d. Penggesek e. Pembersih 34. Sistem pelumas motor 2 tak dengan cara mencampur langsung minyak pelumas/oli pada tangki bensin pada perbandingan tertentu. Jika diketahui perbandingan antara bensin dengan minyak pelumas/oli adalah 24 1, artinya bila kita mempunyai 6 liter bensin maka dicampur dengan berapa minyak pelumas . . . . a. 250 ml b. 200 ml c. 500 ml d. 350 ml e. 400 ml 35. Komponen pada sistem pengapian yang berfungsi untuk mengubah sumber tegangan rendah 12 v menjadi sumber tegangan tinggi ± V adalah . . . . a. Alternator b. Ignition Coil c. Generator d. Kapasitor e. Kondensor 36. Komponen pada sistem pengapian yang berfungsi untuk mencegah terjadinya loncatan bunga api pada platina seperti percikan apa pada busi adalah . . . . a. Alternator b. Ignition Coil c. Generator d. Kapasitor e. Kondensor 37. Pada sistem pengapian Arus listrik AC Alternating Current, dari manakah didapatkan sumber arus listriknya . . . . a. Alternator b. Ignition Coil c. Transistor d. Kapasitor e. Kondensor 38. Komponen pada sistem pemindah tenaga yang berfungsi untuk meneruskan dan memutuskan putaran dari poros engkol ke transmisi/persneling adalah . . . . a. Balancer shaft b. Crank case c. Cam Shaft d. Clutch e. Connecting rod 39. Menurut cara kerjanya, tipe kopling yang digunakan pada sepeda motor ada dua jenis yaitu . . . . a. Kopling tunggal dan kopling ganda b. Kopling basah dan kopling kering c. Kopling otomatis dan kopling manual d. Kopling manual dan kopling V belt e. Kopling hidrolik dan kopling pneumatic 40. Kopling yang penempatannya berada di luar ruang oli dan selalu terbuka dengan udara luar untuk menyalurkan panas yang dihasilkan saat kopling bekerja adalah . . . . a. Kopling tunggal b. Kopling basah c. Kopling manual d. Kopling kering e. Kopling otomatis II. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat ! 1. Jelaskan proses kerja motor 4 tak dan 2 tak ! disertai dengan gambar 2. Sebutkan dan jelaskan klasifikasi mekanisme katup menurut tata letaknya ! 3. Sebutkan komponen-komponen sistem pengapian, dan jelaskan fungsinya ! 4. Sebuah mesin dengan D = 50 mm dan L = 45 mm, dan perbandingan kompresinya 8,8 1. Hitunglah volume langkahnya dan volume kompresi ! 5. Jelaskan dan gambarkan cara kerja kopling manual dan otomatis ! 1. Dilihat dari karakteristik dan konstruksinya, kopling dengan pegas diapragma mempunyai keuntungan dibanding dengan kopling pegas coil antara lain berikut ini, kecuali a. Untuk membebaskan kopling diperlukan tenaga yang ringan b. Meskipun terjadi keausan pada pelat kopling, tetapi penekanan tetap c. Mempunyai bagian-bagian yang lebih sedikit d. Penyetelan pegasnya lebih baik/mudah e. Pada kecepatan tinggi, tegangan pegas coil akan menurun 2. a. b. c. d. e. Tanda-tanda apabila kampas kopling sudah tipis yaitu .... Celah master kopling bertambah besar Celah garpu pembebas tidak ada Tinggi pedal kopling bertambah tinggi Tinggi pedal kopling bertambah rendah Celah garpu pembebas bertambah 3. Penyebab terjadinya kopling slip adalah a. Tekanan pegas penekan terlalu kuat b. c. d. e. Kampas kopling baru dipasang Jarak antara pedal kopling dengan lantai terlalu pendek Permukaan pelat penekan tidak rata Terdapat kebocoran pada saluran hidroliknya 4. Bila perpindahan gigi transmisi percepatan 1 dan 2 baik, tetapi setelah akan dimasukkan ke gigi 3 mengalami kesulitan dan bahkan tidak dapat dimasukkan, penyebabnya adalah ... a. Kopling menggesek b. Kopling selip c. Salah satu gigi sekunder rusak d. Kerusakan pada alat sinkronmesh e. Minyak pelumas terlalu encer 5. Bila kendaraan berjalan pada kecepatan menengah, tiba-tiba terdengar suara menderu di bawah jock, tetapi tidak bergetar, hal ini penyebabnya adalah …. a. Propeller shaft bengkok b. Baut-baut pengikat sambungan longgar c. Propeller shaft kotor. d. Propeller shaft akan patah. e. Propeller shaft tidak balance. 6. Nama komponen nomor 1 pada transmisi berikut adalah …. a. Cluth hub b. Cluth hub sleeve c. Wheel hub d. Shifting key e. Synchonizer ring 7. Bantalan-bantalan dipasangkan diantara housing dan wheel hub, sedangkan roda dipasangkan pada hub sehingga pada tipe ini semua beban kendaraan dijamin oleh axle housing. Tipe poros belakang seperti ini disebut … a. Semi floating type b. c. d. e. Tree quarter floating type Full floating type Rigid type Semi independent type 8. Perhatikan gambar system pemindah tenaga di bawah ini a. b. c. d. e. Nama komponen nomor 1, 5 dan 7 adalah … Differensial depan, transmisi dan poros penggerak. Differensial, transfer dan poros propeller. Differensial depan, transfer dan poros belakang. Differensial belakang, transfer dan poros penggerak. Differensial depan, transfer dan differensial belakang. 9. Pada kendaraan yang menggunakan transaxle, urutan pemindah tenaga mesin ke roda penggerak adalah … a. Mesin – transmisi - propeleer shaft – differensial - poros penggerak belakang - roda. – transmisi - transfer – propeleer shaft - poros penggerak belakang - roda. c. Mesin – transmisi - differensial - poros penggerak belakang - roda. – transmisi - differensial - poros penggerak depan - roda. e. Mesin – transmisi - transfer – poros penggerak depan - roda. 10. Pada transfer tipe pengontrol langsung, saat kendaraan berjalan normal dan di jalan yang kering serta kecepatan tinggi maka posisi yang dipakai adalah ... a. Posisi N d. Posisi L2 b. Posisi H2 e. Posisi L4 c. Posisi H4 11. a. b. c. d. e. Perkaitan gigi differensial berikut ini adalah ... Bevel gear. Hypoid gear. Worm and gear. Bevel and spiral. Spiral bevel gear. 12. Rem tromol yang mempunyai dua buah silinder roda dan tiap silinder mempunyai satu buah piston adalah rem tromol model a. Anchor pin. d. Leading trailing. b. Two leading e. Uni servo. c. Duo servo. 13. Jika pada rem hidrolik kemasukan udara maka akan terjadi .... a. Rem menjadi panas. d. Rem bersuara. b. Rem ngocok. e. Mobil menarik ke satu arah. c. Rem terlalu pakem. 14. Manakah pernyataan berikut ini yang paling benar ? a. Pada rem cakram, kecil kemungkinan terjadi pading. cakram mempunyai self energizing efect melalui penekanan kampas rem. c. Rem cakram mempunyai gaya pengereman lebih kecil dari pada rem tromol. dan memasang rem cakram memerlukan waktu lebih lama. e. Cakram/ piringan dibuat dari baja perkakas. 15. Bagian utama sistem kemudi yang berfungsi untuk merubah gerak putar menjadi gerak mendatar adalah ... a. Roda kemudi. d. Knuckle arm. b. Poros utama. e. Drag link. c. Pitman arm. 16. Goncangan bodi kendaraan pada gambar berikut disebut ... a. b. c. d. e. Ground. Pitching. Rolling. Bounching. Yawing. 17. Suspensi depan dengan model independent dapat digolongkan menjadi beberapa macam di bawah ini kecuali a. Model Machperson d. Wishbone dengan pegas coil. b. Wishbone dengan pegas daun. e. Wishbone dengan pegas batang torsi. c. Model swing axle. 18. Apabila jarak roda-roda depan bagian depan 125 cm dan jarak roda-roda depan bagian belakang 128 cm maka ... a. Toe in 3 cm d. Toe in 253 cm b. Camber 3 cm e. Toe out 253 cm c. Toe out 3 cm. 19. Apa arti ukuran pelek 4J x 13 H2 a. 4 adalah diameter pelek dalam satuan inchi. b. J adalah simbol tinggi tanduk pelek. c. 13 adalah lebar pelek dalam satuan inchi. d. H2 adalah tanduk pelek. e. H adalah simbol pelek utuh. 20. Pola ban yang digunakan untuk medan/jalan berlumpur adalah menggunakan pola a. Rib. b. Block. c. Lug. d. Mud. 21. Universal joint pada poros propeller, memungkinkan terjadinya a. Perubahan panjang. b. Perubahan kecepatan. c. Perubahan momen. d. Perubahan sudut. e. Tidak ada yang benar 22. Besar kecilnya diameter roda kemudi akan berpengaruh terhadap a. Kekuatan bahan yang digunakan. b. Mudah pelayanannya. c. Tenaga untuk memutar. d. Tipe roda gigi kemudinya. e. Penampilan sistem kemudinya. 23. Aspek spooring yang tidak membutuhkan penyetelan adalah a. Toe-in. b. Turning-radius. c. King Pin Inclination. d. Camber. e. Caster. 24. Ciri fisik ban radial, bisa dilihat dari a. Lebar ban tinggi ban. c. Lebar ban = tinggi ban. d. Tidak mempunyai ban dalam. e. Lebar ban = lebar pelek. 25. Untuk menjaga keseimbangan pada saat kendaraan membelok, digunakan a. Torsion bar. b. Stabilizer. c. Coil spring. d. Shock absorber. e. Bobot penyeimbang.
Kita tahu bahwa tugas transmisi adalah mengubah rasio kecepatan antara mesin dan roda kendaraan. Transmisi menggunakan dua roda gigi dengan diameter yang berbeda. Sehingga putaran dari poros engkol, dapat diubah agar memiliki torsi yang lebih besar dengan kecepatan yang lebih bagaimana dengan transmisi otomatis? apakah komponen ini menggunakan tautan roda gigi atau tidak ?Pada artikel ini, kita akan belajar tentang transmisi CVT. Yang mana transmisi ini, banyak digunakan pada sepeda motor seperti transmisi manual, continuous variable transmission CVT tidak memiliki kotak roda gigi dengan jumlah roda gigi tertentu, yang berarti mereka tidak memiliki roda bergigi yang saling berhubungan. Jenis CVT yang paling umum digunakan pada motor matic adalah tipe variable pulley yang memiliki rasio gigi tidak mengubah rasio kecepatan, CVT menggunakan variable diameter pulley. pulley ini memiliki kemampuan untuk mengubah diameter, sesuai dengan putaran lebih mudahnya, saya akan menjelaskannya tiap bagian secara bisa lihat, komponen ini disebut drive pulley. Sedangkan yang satu lagi, dinamakan driven pulley. Drive pulley dipasang pada bagian poros engkol. Sehingga pulley ini akan berputar pada saat mesin hidup, dan kecepatannya dipengaruhi oleh kecepatan putar poros driven pulley, terletak di bagian belakang. Terhubung dengan roda, dan kecepatannya sama dengan putaran pulley, dihubungkan oleh sabuk yang saya sampaikan sebelumnya, bahwa transmisi ini menggunakan variable diameter pulley. Ini mengacu pada puli penggerak, dan puli yang digerakkan. Keduanya memiliki kemampuan untuk mengubah diameternya, tetapi dengan cara yang ketika drive pulley memperbesar diameter, diameter driven pulley akan itu juga berlaku dari CVT untuk mengubah rasio kecepatanDasarnya sangat sederhana. Pada RPM rendah, puli penggerak selalu berada pada diameter terkecil. Sedangkan puli yang digerakkan, ada pada diameter maksimum. Pada posisi ini, puli penggerak memiliki diameter yang lebih kecil dari puli yang itu akan mengurangi kecepatan output. Dan torsi, motor kita gas, RPM mesin naik. Semakin cepat RPM mesin, semakin besar diameter drive pulley. Jadi, kenaikan RPM ini akan menaikkan diameter drive pulley. Ketika diameter drive pulley meningkat, maka secara otomatis pulley yang digerakkan akan mengecilkan membuat, kedua puli memiliki diameter yang sama. Jadi putaran mesin diteruskan ke roda dengan kecepatan yang RPM tinggi, diameter drive pulley terus bertambah. Hal ini membuat puli penggerak memiliki diameter yang lebih besar dari puli yang digerakkan. Jadi putaran roda, akan lebih cepat dari RPM bagaimana cara drive pulley mengubah diameter?Drive pulley, menggunakan gaya sentrifugal untuk mengubah diameter. Untuk lebih detail, mari kita bahas pulleyy terdiri dari tiga bagian utama. Frame. Ini adalah komponen statis, yang terhubung langsung ke poros engkol mesin. Pelat geser. Merupakan komponen yang bergerak, yang berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil komponen silinder ini disebut roller. Ini seperti pemberat untuk mengontrol pergerakan bagian slider. Roler dipasang di sekitar poros. Ketika itu berputar, gaya sentrifugal akan muncul. Gaya sentrifugal adalah gaya dengan arah keluar dari poros sederhana, gaya sentrifugal akan membuat roller menjauh dari sumbu. Namun, karena roller memiliki jalur yang bengkok, gerakan roller akan mendorong pelat pelat terbuat dari dua kerucut 20 derajat yang saling berhadapan. Sebuah v belt dikalungkan diantara dua komponen kerucut tersebut. Ketika roller dekat dengan poros low RPM,posisi slider ada pada posisi terjauh. Dan ini membuat posisi Vbelt ada pada posisi diameter jauh posisi roller dengan poros, maka posisi slider akan semakin dekat. Dan ini membuat posisi diameter V belt semakin menjaga agar sabuk tetap kencang, puli belakang akan menyesuaikan diameter puli depan. pulley ini, memiliki pegas yang selalu mendorong pelat dalam posisi utama lainnya pada transmisi otomatis adalah kopling ini akan membuat roda tetap diam, saat mesin berjalan pada RPM idle. Kopling ini terletak di driven pulley, pada sumbu menggunakan serangkaian komponen seperti sepatu rem. Sepatu ini, terhubung ke katrol yang digerakkan. Pada RPM idle, kita bisa melihat celah antara sepatu dan tromol di mana tromol terhubung ke roda. Tetapi jika kecepatan meningkat, sepatu akan bergerak keluar. Ini akan menghilangkan celah, sehingga roda akan berputar sesuai dengan kecepatan putaran pulley.
– Halo apa kabar semua sahabat teknisi mobil? Semoga semua aktivitasnya lancar pada hari ini dan rezekinya tambah banyak ya…! Kali ini saya akan menjelaskan cara menghitung top speed setiap gigi transmisi. Mungkin sebagian besar dari sahabat semua sudah mengetahuinya, tetapi saya yakin ada beberapa yang belum bisa atau bahkan belum tahu bagaimana dan berapa kecepatan tertinggi untuk tiap gigi transmisi. Dan juga saya akan sampaikan melalui video di akhir artikel, tentang alasan mengapa harus pindah gigi dari gigi satu ke dua dan seterusnya untuk mencapai kecepatan maksimum mobil. Setiap mobil pembakaran internal akan menggunakan transmisi untuk menyalurkan putaran mesin hingga ke roda mobil. Transmisi sendiri didesain secara beragam bergantung pada mesin yang didesain berkaitan dengan redline batas maksimum putaran mesin yang dimiliki maupun bergantung pada pabrikan mobil. Dalam kerjanya transmisi identik dengan gear ratio atau perbandingan gigi GR. Tetapi untuk sampai ke roda, putaran mesin juga menggunakan perbandingan gigi diferensial atau gardan yang kemudian akan dikaitkan dengan diameter roda. Nah, pada posisi inilah kemudian akan diketahui berapa jumlah kecepatan tertinggi yang dimiliki oleh sebuah mobil. Perbandingan gigi diferensial selalu tetap untuk setiap mobil. Artinya satu mobil akan memiliki satu perbandingan gigi yang setiap saat akan tetap seperti itu kecuali ada perubahan modifikasi yang dilakukan. Sementara itu, perbandingan gigi transmisi tidak demikian. Perbandingan gigi transmisi dimulai dari gigi yang paling besar gigi 1 yang jumlah giginya paling banyak. Seiring dengan kecepatan mobil yang dibutuhkan maka perbandingan gigi transmisi akan semakin mengecil. Dan akhirnya pada gigi terakhir misalnya gigi 6 akan memiliki nilai GR paling kecil. Dengan rasio gigi terkecil inilah, kecepatan maksimum mesin akan dicapai oleh mobil. Biasanya dituliskan dalam km per jam atau mil per jam. Untuk melakukan perhitungan berapa kecepatan tertinggi mobil untuk tiap gigi transmisi digunakan persamaan berikut. [latexpage]$$V_{car}=\frac{K_{roda}\times V_{engine}}{GR_{trans.}\times GR_{diff.}}$$ Selengkapnya sebagai contoh perhitungan top speed untuk gigi 1, 2, hingga gigi 6, Anda dapat melihat video berikut ini.
jumlah roda gigi transmisi pada sepeda motor dengan 5 kecepatan